PEMERINTAH DESA GULINGAN JEMPUT BOLA AKTIVASI IKD DAN PENDATAAN PERLINSOS DI BANJAR TENGAH KALER
Gulingan, Sabtu (08/08/2026) – Pemerintah Desa Gulingan terus mengintensifkan pelayanan jemput bola guna mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos). Kali ini, layanan menyasar masyarakat Banjar Tengah Kaler yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Banjar Tengah Kaler, Tengah Kelod, sebagai upaya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Kegiatan dilaksanakan oleh Admin Perlinsos dan IKD Desa Gulingan yang didampingi Perbekel Gulingan, Bapak I Ketut Winarya, Sekretaris Desa beserta perangkat teknis, perangkat desa kewilayahan, dan staf Desa Gulingan. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Udayana dan Universitas Dhyana Pura yang turut membantu proses pendaftaran, pendataan, serta aktivasi aplikasi bagi masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan sekaligus memastikan data sosial ekonomi warga tercatat secara akurat. Melalui pendataan Perlinsos, pemerintah memperoleh data keluarga yang valid sebagai dasar penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran, adil, dan transparan, sekaligus mendukung penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan desa yang lebih efektif.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD), yaitu identitas kependudukan dalam bentuk digital yang tersimpan pada telepon pintar melalui aplikasi resmi Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil. IKD diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan secara cepat, aman, dan modern.
Berdasarkan data sementara, dari 439 pemilik KTP di Banjar Tengah Kaler, sebanyak 136 warga telah terdaftar IKD atau mencapai 31,0 persen. Sementara itu, pendataan Perlinsos telah mencakup 89 KK dari total 136 KK atau mencapai 65,4 persen.
Melalui program jemput bola ini, Pemerintah Desa Gulingan berkomitmen untuk terus mempercepat transformasi pelayanan publik berbasis digital serta memastikan data kependudukan dan perlindungan sosial masyarakat selalu akurat dan mutakhir. Dengan data yang valid dan kepemilikan IKD yang aktif, diharapkan pelayanan publik menjadi semakin efektif, sementara berbagai program pemerintah dan bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.
Kegiatan juga dirangkaikan dengan sosialisasi “Ngiring ke Banjar” oleh KKN LIX XXXIII Universitas Udayana Tahun 2026 dengan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sosialisasi mengangkat tema “Waspada Investasi Bodong dan Waspada Pinjol Ilegal”. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali ciri-ciri investasi ilegal serta pinjaman online ilegal, sehingga dapat lebih waspada dalam mengambil keputusan terkait layanan keuangan dan terhindar dari praktik yang merugikan
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin