UPACARA MEPETIK, MUNGGAH DAHA, NGEKEB, LAN MEMBEN BANTEN RANGKAIAN KARYA MEMUKUR, MEPETIK, MUNGGAH DAHA LAN METATAH DESA GULINGAN TAHUN 2025
Gulingan, Senin (20/10/2025) — Bertempat di Peyadnyan Karya, Areal Tegal Prajapati Gulingan Gede, dilaksanakan rangkaian Upacara Mepetik, Munggah Daha, Ngekeb, lan Memben Banten sebagai bagian dari Karya Memukur, Mepetik, Munggah Daha lan Metatah Desa Gulingan Tahun 2025.
Upacara Mepetik merupakan prosesi dimana sang anak disucikan dengan memotong rambutnya di lima titik di kepalanya menggunakan “Panca Korsika”. Tujuan dari upacara mepetik ini tiada lain untuk menghilangkan “papa klesa petaka, lara rogha wighna, gering sasab merana, sarwa satru, dan sebel kandel dari anak yang dipetik.
Sementara itu, Upacara Munggah Daha adalah prosesi yang menandai peralihan seorang remaja menuju kedewasaan. Munggah Daha dilaksanakan dengan penuh kekhidmatan sebagai bentuk rasa syukur dan kesiapan dalam menjalani tahap kehidupan yang baru. Sedangkan Upacara Ngekeb dilakukan sebagai bagian dari persiapan spiritual bagi peserta sebelum upacara Metatah, yang bertujuan menenangkan pikiran serta menumbuhkan kesucian diri.
Prosesi Memben Banten menjadi tahapan persiapan sarana upacara, di mana berbagai jenis banten disusun dan dihaturkan sebagai wujud bhakti dan rasa tulus ikhlas ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Upacara Mepetik diikuti oleh 77 pemilet, sedangkan prosesi Munggah Daha lan Ngekeb diikuti oleh 104 pemilet. Seluruh rangkaian upacara ini dipuput oleh Ida Pedanda Griya Pradnya Gulingan dengan suasana yang penuh khidmat dan kebersamaan.
Turut ngaturang ayahan dalam pelaksanaan upacara ini, yaitu Widya Sabha Desa Gulingan, Sekaa Gong Yowana Gita Werdhi Budaya Banjar Sedahan.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin