TUGTUG TIGANG RAHINA (NGEREMEK NYENUK DAN PENYINEBAN) KARYA NGENTEG LINGGIH WRASPATI KALPA KANTOR PERBEKEL GULINGAN
Rabu, 30 April 2025,
Pemerintah Desa Gulingan melaksanakan upacara Tugtug Tigang Rahina Karya Ngenteg Linggih dengan rangkaian upacara yang dilangsungkan meliputi prosesi Ngeremek, Nyenuk, dan ditutup dengan Penyineban sebagai penanda berakhirnya dari seluruh rangkaian Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Kantor Perbekel Gulingan secara sekala dan niskala
Seluruh rangkaian upacara dipuput oleh Ratu Peranda Griya Pradnya Gulingan, serta dihadiri oleh Pemangku Khayangan Tiga Se-Desa Gulingan, Pemangku Pura Manca Wewidangan Banjar Tengah Kaler lan Tengah Kelod, Perbekel Gulingan Bapak I Ketut Winarya, dan Panitia Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Kantor Perbekel Gulingan.
Upacara Tugtug Tigang Rahina memiliki makna penting dalam rangkaian karya, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Ida Bhatara yang berstana, serta sebagai penanda kembalinya aktivitas rohani dan sekala masyarakat pada keseimbangan baru setelah terlaksananya yadnya.
Turut ngaturang ayah-ayahan dalam pelaksanaan upacara ini yaitu Sekaa Gong Genta Praja Yowana, Sekaa Shanti Widya Sabha, anak-anak Desa Gulingan penari Rejang Dewa dan TP. PKK Desa Gulingan nganturan ayah-ayan dalam proses upacara nyenuk.
Melalui pelaksanaan Tugtug Tigang Rahina ini, seluruh tahapan Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa secara resmi ditutup dengan harapan agar seluruh proses yadnya mendapatkan waranugraha, kerahayuan jagat, serta tuntunan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa bagi Pemerintah Desa dan seluruh krama Gulingan.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin