UPACARA MECARU MANCA KELUD DAN MELASPAS PURA DALEM BANJAR TENGAH KALER DESA GULINGAN, MENGWI
Upacara Mecaru Manca Kelud lan Melaspas Pura Dalem Banjar Tengah Kaler Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, dilaksanakan pada Rabu 09 April 2025 dan Upacara dipuput oleh Ida Bhujangga Rsi Mahawija Sri Sujati dari Griya Tangeb, Mengwi.
Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Badung Bapak I Wayan Adi Arnawa, S.H. didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Anggota DPRD Kabupaten Badung Bapak I Made Rai Wirata, S.H., M.I.Kom mewakili Ketua DPRD Kabupaten Badung, perwakilan dari Dinas Kebudayaan, Dinas PUPR, Dinas PMD Kabupaten Badung, serta jajaran Inspektorat Kabupaten Badung. Hadir pula Camat Mengwi, Kapolsek Mengwi, DANRAMIL Mengwi, Perbekel Gulingan beserta Perangkat dan Staf desa, Ketua dan Anggota BPD Gulingan, Bendesa Adat Gulingan, Kelian Banjar Dinas dan Kelian Banjar Adat se-Desa Gulingan, Direktur dan Staf BUMDesa Samkriya Werdhi Guna Desa Gulingan, serta seluruh Krama Ageng Br. Tengah Kaler dan Br. Tengah Kelod.
Pada kesempatan ini, Bapak Bupati Badung menyerahkan secara simbolis Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari APBD Tahun Anggaran 2024 untuk Pembangunan Pura Dalem Banjar Tengah Kaler, serta Pembangunan PuraTaman Alas Harum. Bantuan ini diterima langsung oleh Perbekel Gulingan, Bapak I Ketut Winarya, didampingi Ketua Panitia Karya Bapak I Made Sumber Jaya, dan disaksikan oleh seluruh undangan serta krama pengempon Pura Dalem dan Pura Taman Alas Harum. Selanjutnya, Bapak Perbekel Gulingan menyerahkan Berita Acara Hasil Pembangunan Pura Dalem Banjar Tengah Kaler dan Pembangunan Pura Taman Alas Harum kepada Pengempon Pura, yang dalam hal ini diterima oleh Kelian Adat Banjar Tengah Kaler.
Acara dilanjutkan dengan sambutan Bapak Bupati Badung, beliau menyampaikan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan adat, seni, dan budaya Bali, sebagai bagian dari identitas Kabupaten Badung yang hidup dari sektor pariwisata berbasis budaya. Pemerintah Kabupaten Badung akan terus berkomitmen membantu pembangunan pura sebagai bentuk nyata pelestarian adat, serta meringankan beban masyarakat. Dan acara ditutup dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian oleh Bapak Bupati Badung.

Komentar baru terbit setelah disetujui Admin